Review Film 13 Bom Di Jakarta, Film Penutup Tahun Yang Sangat Baik

4 Januari 2024, 20:21 WIB
Bagikan:
Review Film 13 Bom Di Jakarta, Film Penutup Tahun Yang Sangat Baik

AreaTopik.com — 13 Bom Di Jakarta adalah karya terbaru dari Angga Dwimas Sasongko, sutradara film Mencuri Raden Saleh, Filosofi Kopi, dan lainnya.

Diproduksi oleh Visinema Pictures, ini merupakan film penutup akhir tahun 2023 yang sangat baik di industri film Indonesia.

poster promosi 13 bom di jakarta
Foto: poster promosi 13 bom di jakarta

Membawakan Genre Action bertemakan terorisme, membuat film ini menunjukan bahwa industri film Indonesia juga bisa membuat film Action.

Tidak seperti kebanyakan film lokal pada tahun 2023 yang didominasi oleh film horor.

Tanpa berlama-lama lagi, mari kita review film nya.

Cerita

Menceritakan terorisme yang terjadi di Jakarta oleh Arok (Rio Dewanto), mantan agen elit pemerintah Indonesia.

Arok mengancam dengan 13 bom yang telah terpasang sebelumnya, dan akan meledak setiap 8 jam. Badan Kontra Teroris Indonesia (I.C.T.A) bergegas untuk mencari jejak Arok.

Namun, hasil investigasi mereka malah mengarah ke dua pemuda, yaitu William (Ardhito Pramono) dan Oscar (Chicco Kurniawan).

Pendiri dari Indodax yang terjebak dalam kasus terorisme Arok.

Setelah semua bukti terkumpul, mereka ditahan oleh pimpinan I.C.T.A, yaitu Damaskus (Rukman Rosadi), yang kemudian diserahkan kepada Karin (Putri Ayudya). Namun mereka berhasil kabur dengan bantuan dari Agnes (Lutasha), yang merupakan pacar William.

Membuat Karin dibebas tugaskan oleh Damaskus dalam menangani kasus terorisme Arok.

Namun pada saat bersamaan komplotan Arok berhasil mengelabui tim lapangan yang dipimpin oleh Emil (Ganindra Bimo), mereka berhasil meledakan gedung Bursa, dan kemudian mereka meledakan angkutan MRT yang menewaskan 12 warga sipil.

Pekerjaan I.C.T.A semakin sulit semenjak diketahui bahwa Arok memiliki antek-antek dalam organisasi tersebut, yaitu Gita (Niken Anjani) yang merupakan adik ipar Arok. Yang kemudian menyerang baik I.C.T.A pada saat mereka menyerbu markas Arok.

Cerita yang dibawakan oleh film ini terasa sangat segar, dari kebanyakan film Indonesia pada tahun 2023 yang banyak merilis film horor. Latar belakang dari aksi teror oleh Arok dan komplotan nya juga dikemas dengan sangat baik, yang dimana mereka telah muak dengan sistem keuangan yang korup. Dan ingin membuat Utopia dengan menghancurkan bentuk fisik dari uang untuk kesetaraan.

Mas Angga juga berhasil menghadirkan sensasi dari film aksi ala Hollywood dengan adegan pengeboman mobil yang menangkut uang, dan aksi dari baku tembak yang sangat baik.

Setelah dari itu pula penonton diajak untuk mengenal setiap karakter yang ada dan konflik dalam film ini.

Visual

Adegan dari ledakan dalam film ini sendiri tidak menggunakan CGI, tapi menggunakan Practical Effect.

Ledakan dalam film ini semua asli tanpa CGI, yang membuat visual ledakan dalam film ini sangat realistis.

Walaupun iklan yang tampil dalam film ini sangat terang-terangan, namun Practical Effect film ini patut mendapat apresiasi yang tinggi.

Aksi dari baku tembak, hand to hand combat, kejar-kejaran mobil dalam film ini sangat baik untuk film Indonesia, yang mungkin saja akan menjadi kiblat bagi industri film aksi Indonesia yang akan mendatang.

Karakter

Pengkarakteran dalam film ini sendiri sangat baik dari aktor pria ataupun aktris wanita. Penampilan dari masing-masing karakter juga tidak berlebihan, baik protagonis atau antagonis, semua memiliki porsi yang pas, membuat kita jadi tidak hanya berfokus pada satu karakter.

Penilaian

Penilaian AreaTopik.com

13 Bom Di Jakarta

8.3

Kesimpulan

Rincian Penilaian

Alur Cerita 8
Visual 9
Karakter 8