AreaTopik.com — AreaTopik.com – Film live-action Jepang resmi tergeser dari daftar 10 besar box office sepanjang masa di Jepang.
Posisi terakhir yang sempat diisi oleh Dancing Investigation Line THE MOVIE2 kini digantikan oleh film terbaru Kimetsu no Yaiba: Infinite Castle Chapter 1 – The Return of Iwaza, yang hanya dalam 17 hari berhasil meraup pendapatan sebesar 17,6 miliar yen (sekitar Rp1,7 triliun). dan menarik lebih dari 12 juta penonton.
Pencapaian ini tidak hanya mempertegas kekuatan franchise Kimetsu no Yaiba, tapi juga menggusur film live-action Jepang terakhir yang berada di 10 besar box office sepanjang masa di Jepang, yaitu Dancing Investigation Line THE MOVIE 2: Block the Rainbow Bridge (2003) yang sebelumnya meraih 17,35 miliar yen.

Dengan tergesernya film tersebut, tidak ada lagi film live-action Jepang yang masuk dalam daftar top 10 besar box office Jepang sepanjang masa.
10 Besar Film Jepang dengan Pendapatan Terbesar Sepanjang Masa (per Agustus 2025)
- Kimetsu no Yaiba: Mugen Train (2020) – 40,75 miliar yen
- Spirited Away (2001) – 31,68 miliar yen
- Titanic (1997) – 27,77 miliar yen
- Frozen (2014) – 25,5 miliar yen
- Your Name. (2016) – 25,17 miliar yen
- ONE PIECE FILM RED (2022) – 20,34 miliar yen
- Harry Potter and the Philosopher’s Stone (2001) – 20,3 miliar yen
- Princess Mononoke (1997) – 20,18 miliar yen
- Howl’s Moving Castle (2004) – 19,6 miliar yen
- Kimetsu no Yaiba: Infinite Castle Chapter 1 (2025) – 17,63 miliar yen
Film Live-Action Jepang yang Pernah Masuk Ranking
Meski kini tersingkir dari posisi 10 besar, beberapa film live-action Jepang tetap tercatat dalam daftar box office Jepang, di antaranya:
- #11 – Dancing Investigation Line Rainbow Bridge (2003)
- #38 – Antarctic Story (1983)
- #47 – Dancing Investigation Line The Movie
- #50 – Kitten Story (1986)
- #65 – Heaven and Earth (1990)
- #75 – Eternal Zero (2013)
- #77 – ROOKIES Graduation (2009)
- #81 – Shin Godzilla (2016)
Dari 10 film dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa di Jepang, 8 di antaranya adalah anime, dan hanya dua yang bukan: Titanic (Amerika Serikat) dan Harry Potter (United Kingdom).
Ini menunjukkan bahwa anime bukan sekadar budaya pop, tapi kekuatan industri yang nyata di Jepang.
Dengan Demon Slayer: Infinite Castle Chapter 1 baru berjalan kurang dari satu bulan, besar kemungkinan film ini naik ke posisi yang lebih tinggi dan memperkuat dominasi anime dalam sejarah perfilman Jepang. tetapi disisi lain juga memunculkan opini seperti apakah Jepang yang terlalu menyukai anime, ataukah kekuatan film live-action Jepang terlalu lemah?
Source : X







