Tenryu Futamata: Stasiun Sunyi Yang Mendadak Viral Berkat Evangelion

12 April 2025, 18:02 WIB
Bagikan:
Tenryu Futamata: Stasiun Sunyi Yang Mendadak Viral Berkat Evangelion

AreaTopik.com — Stasiun Tenryu Futamata di Hamamatsu, Jepang, tiba-tiba jadi tempat wisata populer gara-gara tampil sebagai inspirasi visual di film Evangelion: 3.0+1.0 Thrice Upon a Time.

Tapi, di balik ketenarannya itu, muncul juga masalah baru. Para penggemar yang berdatangan setiap hari tanpa henti bikin operator stasiun kewalahan.

Stasiun Ini Mendadak Viral Berkat Evangelion
Foto: Stasiun Ini Mendadak Viral Berkat Evangelion
Stasiun Kereta Api Mengalami Invasi Penggemar Evangelion

Pada 2 April lalu, operator Tenryu Hamanako Railroad akhirnya buka suara lewat pernyataan resmi soal banyaknya orang yang nekat masuk ke area stasiun tanpa izin.

Katanya, hampir setiap hari ada saja yang melanggar aturan, padahal sudah ada jadwal khusus untuk tur berpemandu.

“Mohon kunjungannya hanya di jam-jam yang sudah ditentukan, ya. Jangan datang sembarangan,” begitu bunyi pesan dari pihak perusahaan.

Stasiun Kereta Evangelion 3.0+1.0 Memiliki Jam Kunjungan Resmi

Stasiun ini jadi sorotan karena di pakai sebagai referensi untuk Village-3, latar pedesaan yang tenang di awal film Evangelion: 3.0+1.0.

Sejak itu, banyak fans yang datang langsung buat melihat tempat aslinya.

Tapi perlu kamu ingat, lokasi ini sebenarnya adalah properti pribadi dan sudah terdaftar sebagai Properti Budaya Berwujud Nasional.

Artinya, akses ke area ini dibatasi dan nggak bisa sembarangan masuk.

Untungnya, buat yang mau berwisata tanpa melanggar aturan, ada tur berpemandu yang hadir di jam-jam tertentu:

  • Hari kerja: pukul 13.50
  • Akhir pekan & hari libur: mulai pukul 10.50 sampai 13.50
  • Durasi tur sekitar 40 menit

Harga tiketnya cukup terjangkau: 600 yen untuk dewasa dan 300 yen untuk anak-anak (sekitar Rp60.000 dan Rp30.000, tergantung kurs).

Selain itu, ada juga tur malam setiap Sabtu kedua setiap bulan jam 19.40, tapi jumlah pesertanya hanya sampai 30 orang.

Tiketnya seharga 2.000 yen (sekitar Rp190.000).

Sumber: tenhamasen