AreaTopik.com — Sebuah studi unik telah terbit di database online ilmiah ScienceDirect.
Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi apakah ada perbedaan antara orang yang menonton hentai dan pornografi normal.
Mereka juga membeberkan bagaimana hentai mempengaruhi banyak konsumen.
Ada 208 Peserta Yang Ikut Studi Kasus Ini
Studi ini memiliki total 208 peserta terpilih dari seluruh dunia, tetapi sebagian besar berasal dari Eropa dan Asia. Rata-rata usianya hampir 21 tahun. Selanjutnya, 75 peserta adalah laki-laki dan 133 peserta perempuan dengan pengalaman seksual yang kurang lebih sama.
Genshin Impact" loading="lazy">Para peserta ditanya tentang konsumsi pornografi mereka dalam satu tahun terakhir dan kemudian dikategorikan ke dalam tiga kelompok. 28,8% menonton hentai dan porno biasa, 38,0% hanya menonton porno biasa, dan 33,2% tidak menonton film porno sama sekali, hanya hentai.
Sebelum kita pergi ke hasil lebih lanjut, mari kita jelaskan secara singkat istilah »hentai« untuk pembaca kami yang tidak bersalah. Ini adalah anime porno. Hentai sangat populer justru karena »sesuatu« mungkin terjadi dalam animasi yang tidak dapat direpresentasikan dalam kehidupan nyata. Dalam beberapa tahun terakhir, hentai telah menjadi salah satu istilah pencarian teratas di situs porno.
Faktanya Karakter Anime Lebih Banyak Peminatnya
Studi ini kemudian menjawab pertanyaan tentang bagaimana ketiga kelompok berbeda dalam hal cita-cita, jenis keterikatan dan keinginan untuk hubungan romantis. Dalam hal jenis obligasi, tidak ada atau hampir tidak ada perbedaan yang signifikan.

Untuk idealnya, peserta disuguhi berbagai gambar perbandingan antara karakter anime dan orang sungguhan, dan diminta untuk menunjukkan gambar mana yang mereka rasa lebih menarik. Ternyata peserta yang hanya menonton hentai menganggap karakter anime lebih menarik, sedangkan dua kelompok lainnya menilai gambarnya hampir sama.
Hasil untuk keinginan untuk hubungan romantis berperilaku sesuai. Sekali lagi, grup hentai menyatakan bahwa mereka lebih suka memiliki hubungan dengan karakter anime. Hasil di dua kelompok lainnya kembali sama. Dengan temuan ini, penelitian ini menggarisbawahi perbedaan antara masing-masing kelompok.
Sejauh mana penelitian ini bermakna masih harus dilihat. Jelas bahwa siapa pun yang menonton hentai mungkin juga akan menemukan karakter anime yang sangat jelas, jika tidak, mereka tidak akan menontonnya.
Dan jika Anda tidak dapat melakukan apa pun dengannya, Anda juga tidak akan menontonnya. Apakah Anda juga punya pendapat tentang ini? Jangan ragu untuk membagikannya kepada kami.
© Area Topik







