AreaTopik.com — Manga populer Ansatsu Kyoushitsu (Assassination Classroom) karya Yusei Matsui kembali menghadapi kemungkinan larangan di sekolah Amerika Serikat karena kontennya yang kontroversial.
Distrik sekolah Horry County di Carolina Selatan meninjau ulang manga ini setelah orang tua mengeluh soal konten kekerasan dan seksual yang tak pantas.
Menurut laporan WMBF News pada akhir September, buku ini sedang di evaluasi untuk di putuskan apakah akan di hapus dari perpustakaan sekolah.

Orang tua yang mengajukan keluhan berkomentar:
“Bahkan jika aku tidak memiliki anak, aku tak ingin anakku membaca buku ini. Banyak gadis yang mengenakan pakaian dalam pada pria… Selain itu, beberapa chapter berbicara tentang pemb*nuhan, dan ada gambar s*njata, s*napan, dan p*sau di halaman-halamannya.”
Sambil menunggu proses peninjauan yang bisa memakan waktu, Ansatsu Kyoushitsu sementara tak akan tersedia di sekolah wilayah Horry.
Meskipun belum ada keputusan resmi, manga ini secara historis sering dilarang di Amerika Serikat. Judul populer seperti My Hero Academia, dan Soul Eater juga kena karena kontennya di anggap tidak pantas untuk anak muda.
Plot Ansatsu Kyoushitsu soal alien mirip gurita yang mengancam akan menghancurkan Bumi jika tidak di musnahkan dalam satu tahun menjadi salah satu alasan utama manga ini di sensor di berbagai institusi pendidikan.
Skenario siswa b*rsenjata di lingkungan sekolah menimbulkan kekhawatiran khusus, terutama di Amerika Serikat, di mana kekerasan di sekolah sangat sensitif.

Pada September 2024, p*nembakan tragis di SMA Apalachee, Georgia, menewaskan dua siswa dan dua guru. Insiden ini menambah kekhawatiran tentang pengaruh media populer seperti video game dan anime terhadap kekerasan.
Penyensoran di sekolah-sekolah Amerika Serikat terhadap buku yang di anggap tak pantas semakin meningkat.
Hal ini memicu perdebatan tentang kebebasan berekspresi dan batasan konten untuk anak muda.
Sumber: WMBF NEWS







