AreaTopik.com — Dalam beberapa tahun belakangan ini, industri hiburan berupa game meningkat sangat pesat.
Namun, hal ini tentunya juga mengundang pihak tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan.
Salah satunya adalah penjualan cheat ilegal untuk game online, yang dalam kasus ini adalah game karya HoYoverse.
Dalam kasus ini, HoYoverse bekerjasama dengan kepolisian setempat untuk meringkus para pembuat dan penjual cheat untuk game karya HoYoverse.
Selama lebih dari 6 bulan, akhirnya terungkap sudah orang-orang tidak bertanggung jawab tersebut. Hasil penyelidikan mendapatkan 32 tersangka dan total transaksi yang mencapai 1 juta Yuan (Rp 2,26 Miliar) untuk penjualan cheat game Genshin Impact dan Honkai Star Rail.
Kronologi Penangkapan

Pada 24 Juni 2024, polisi sempat menemukan informasi tentang adanya transaksi ilegal, yaitu transaksi cheat pada game Genshin Impact.
Setelah pencarian lebih dalam, terungkap ada kelompok yang menjual cheat game Genshin Impact dan Honkai Star Rail yang tersebar diseluruh Cina.
Penangkapan ini diakhiri dengan penangkapan 32 tersangka, dimana 25 tertangkap, dan penutupan 27 toko online yang terlibat penjualan cheat ilegal.
Motif awal para pelaku tidak lain adalah ingin pamer keahlian dalam pemograman, akan tetapi, mereka tergiur dengan keuntungan dari penjualan cheat ilegal.
Komitmen Untuk Memperkuat Keaman dalam Game

Setelah berhasil meringkus para tersangka, HoYoverse mengambil langkah untuk memperkuat kembali keamanan mereka guna menghindari kejadian serupa di masa depan.
Pihak dari Departemen Hukum HoYoverse menegaskan, bahwa mereka akan terus berkomitmen untuk memberantas kejahatan Cyber dalam industri game.
Upaya ini diharapkan akan memberikan efek jera kepada para pelaku, baik itu penjual maupun pembeli sekaligus memperahankan hak hak para pemain.
Dengan ini, HoYoverse berharap bahwa komunitas dapat lebih adil, aman, dan nyaman untuk seluruh pemain.
Sumber: China News







