Lebih Dari Sekadar Manga, Jojo Kini Masuk Buku Pelajaran Di Jepang!

19 April 2025, 17:37 WIB
Bagikan:
Lebih Dari Sekadar Manga, Jojo Kini Masuk Buku Pelajaran Di Jepang!

AreaTopik.com — Manga ikonik Jojo Bizarre Adventure kini resmi jadi bagian dari kurikulum seni di sekolah menengah Jepang.

Author Hirohiko Araki hadir ke dalam buku pelajaran sebagai contoh seniman modern yang berpengaruh.

Jojo DI Buku Pelajaran Sekolah Jepang
Foto: Jojo DI Buku Pelajaran Sekolah Jepang
Jojo Art
Foto: Jojo Art

Ini jadi bukti bagaimana Jojo tak cuma populer di kalangan penggemar, tapi juga diakui secara budaya dan edukatif.

Lewat gaya visual yang unik dan penuh gaya, karya Araki sekarang di gunakan untuk membantu siswa memahami prinsip-prinsip seni dengan cara yang lebih menarik dan relevan.

Jojo ada di buku pelajaran sekolah Jepang: Pengakuan yang Sangat Layak

Semua ini di mulai setelah seorang ibu di Jepang mengunggah cuitan yang menunjukkan Jojo muncul di buku pelajaran seni anaknya.

Ia mengaku kaget, dan membagikan beberapa foto halaman bukunya sebagai bukti.

Berita ini jadi sorotan di media sosial karena menemukan nama Hirohiko Araki di buku seni. Nama Araki muncul sejajar dengan tokoh seni legendaris seperti Vincent van Gogh dan Claude Monet, yang langsung bikin para penggemar heboh—antara kagum dan senang.

Sang ibu ngejokes:

“Apollo dan Daphne juga disebutkan (di sebelah Araki), tapi aku lega mereka nggak menyebut Mona Lisa”

Kemungkinan besar, sang ibu merujuk pada adegan ikonik dari Diamond is Unbreakable, di mana karakter Yoshikage Kira membahas rasa aneh yang ia alami saat melihat lukisan Mona Lisa di buku sekolah.

Para penggemar pun langsung menangkap referensinya dan membawanya ke level berikutnya. Di Twitter Jepang, muncul berbagai teori kocak—mulai dari dugaan bahwa Araki itu abadi, sampai bercanda kalau dia sebenarnya pernah muncul di buku pelajaran sebagai Mona Lisa atau bahkan sebagai samurai Toshizo Hijikata.

Jojo menghubungkan seni klasik dan modern

Penerbit buku teks mengatakan bahwa memasukkan karya Araki bertujuan untuk membantu siswa lebih terhubung dengan seni.

Manga sudah jadi bagian dari kehidupan mereka, jadi memasukkannya ke dalam pelajaran membuat seni terasa lebih dekat dan mudah di pahami.

Karya Araki sendiri terkenal karena menggabungkan unsur klasik dan desain modern. Karakter-karakternya yang bergaya dan penuh pose unik menjembatani dunia seni rupa dan budaya pop.

Bahkan, karya Araki pernah tampil di Museum Louvre, Paris.

Masuknya Hirohiko Araki dalam buku pelajaran Jepang adalah langkah besar. Ini menunjukkan bahwa manga bukan hanya hiburan, tapi juga seni yang di akui.

Sumber: STOUcreation