Fanart Blue Archive Karya Ilustrator Indonesia Dikecam Oleh Netizen Cina!

8 Agustus 2024, 00:14 WIB
Bagikan:
Fanart Blue Archive Karya Ilustrator Indonesia Dikecam Oleh Netizen Cina!

AreaTopik.com — Game mobile dari Nexon, Blue Archive, kini sedang populer dan mendatangkan banyak fan art baru.

Baru-baru ini, seorang ilustrator asal Indonesia bernama Rei membagikan gambar Yuka Hayase dan Ushio Noa dari Blue Archive.

Namun, tak disangka, Rei tiba-tiba mendapat serangan dari netizen Cina.

Gambar yang Tampak Biasa, Memicu Kontroversi

noa and yuka
Foto: noa and yuka

Gambar tersebut terlihat biasa saja, di mana semua karakter tampak lucu dan tidak mengandung unsur dewasa.

Meski begitu, sejak gambar itu terbit pada tanggal 3 Agustus, beberapa netizen Cina mulai meninggalkan komentar kasar.

Mereka merasa bahwa anjing Shiba Inu di tengah gambar mengkhianati mereka. Bahkan, mereka membayangkan adanya hubungan intim antara anjing tersebut dengan Yuka dan Noa.

Keyakinan Netizen Cina tentang Karakter Game

Sebagian pemain yang berasal dari Cina percaya bahwa semua karakter wanita hanya boleh menyukai pemain saja.

Selain itu, karakter wanita tidak boleh memiliki hubungan persahabatan yang terlalu dalam. Mereka menganggap karakter dalam game ini sepenuhnya diciptakan untuk melayani pemain.

Mengembangkan cerita yang tidak pantas dianggap sebagai bentuk pengkhianatan terhadap pemain.

Reaksi Netizen Cina terhadap Gambar Rei

Di antara pemain ini, ada sebagian yang langsung menyerang ketika melihat sesuatu yang tidak mereka sukai.

Termasuk dalam insiden gambar karya Rei kali ini.

Namun, hanya karena memeluk anjing, segelintir orang yang berpikiran ekstrem merasa cemburu dan menganggap anjing tersebut mengkhianati mereka.

Hal ini membuat banyak netizen lainnya merasa bingung.

Respon Rei terhadap Serangan Netizen Cina

Rei sendiri mengatakan bahwa ia terkejut setelah bangun tidur mendapati serangan tersebut.

Ia mengimbau agar orang-orang tersebut tenang, karena ini hanya gambar yang dibuat atas permintaan orang lain.

Meskipun begitu, serangan dari segelintir netizen tidak berhenti.

Rei tidak bisa menahan tawa dan menyatakan, “Saya hanya merasa lucu dan menyesal untuk orang-orang yang tidak bisa membedakan antara dunia maya dan dunia nyata.

Untungnya, kata-kata kasar itu tidak mengganggu saya.”

Dia juga menyatakan bahwa meskipun mereka terus berbicara tanpa dasar, dia akan tetap melanjutkan pekerjaannya seperti biasa.

Screenshot Kata-Kata Kasar dari Netizen Cina

Sumber: UDN game