AreaTopik.com — Peneliti di Chile menemukan fosil hiu gergaji purba di Gurun Atacama. Fosil ini bernama “Pochitaserra patriciacanalae”, terinspirasi dari karakter populer Pochita dalam serial Chainsaw Man.
Penemuan ini menjadi sorotan karena menggabungkan dunia sains dengan budaya pop Jepang. Para ilmuwan dari Universidad de Chile menjelaskan, bentuk hidung hiu tersebut mirip dengan gergaji bergigi tajam yang menyerupai kepala Pochita.
Fosil Hiu Gergaji Purba dari Masa Lalu
Spesies ini hidup sekitar lebih dari 20 juta tahun lalu. Fosilnya ditemukan di endapan laut dangkal di wilayah Atacama.
Hiu ini memiliki moncong panjang dengan deretan gigi kecil yang digunakan untuk memangsa ikan-ikan kecil.

Menurut laporan resmi, struktur tubuhnya unik karena mirip dengan Pristiophoridae, keluarga hiu gergaji modern.
Namun, analisis lebih lanjut menunjukkan ciri-ciri berbeda yang menjadikannya spesies baru.
Para paleontolog menamainya Pochitaserra patriciacanalae untuk menghormati Patricia Canala, seorang teknisi laboratorium yang membantu penelitian fosil laut di Chile.
Kata “Pochitaserra” sendiri merupakan gabungan dari nama karakter Chainsaw Man dan istilah Latin untuk “gergaji”.
Inspirasi dari Dunia Anime
Karakter Pochita dikenal sebagai iblis gergaji kecil yang lucu namun kuat dalam serial Chainsaw Man.
Ia menjadi simbol kerja keras, pengorbanan, dan persahabatan yang dalam.

Para ilmuwan mengakui bahwa bentuk moncong fosil tersebut langsung mengingatkan mereka pada Pochita. Dari sanalah ide penamaan ini muncul.
Mereka berharap nama itu bisa menarik minat generasi muda untuk mencintai dunia sains dan paleontologi.
Reaksi di Dunia Maya
Kabar ini langsung viral di media sosial, terutama di komunitas penggemar anime. Banyak pengguna X (dulu Twitter) menulis komentar lucu seperti, “Pochita sekarang benar-benar ada di dunia nyata!”

Beberapa pengguna lain mengapresiasi kreativitas para ilmuwan Chile. Mereka menilai keputusan tersebut menunjukkan bahwa budaya populer modern bisa berjalan beriringan dengan penelitian ilmiah.
Simbol Kolaborasi Sains dan Pop Culture
Penemuan ini menandai momen menarik di mana ilmu pengetahuan dan budaya pop saling bersinggungan.
Dengan menamai fosil berdasarkan karakter anime, para peneliti berhasil menciptakan jembatan antara sains yang serius dan dunia hiburan yang menyenangkan.
Selain memperkaya dunia paleontologi, nama Pochitaserra patriciacanalae juga memperlihatkan bagaimana media seperti anime dapat menginspirasi berbagai bidang pengetahuan.
Penemuan Pochitaserra patriciacanalae di Gurun Atacama menunjukkan bahwa inspirasi bisa datang dari mana saja, bahkan dari dunia anime.
Bagi para peneliti Chile, ini bukan sekadar fosil, tapi simbol kreativitas tanpa batas antara manusia dan sejarah alam.
Sumber: Universitas Chile







