Di Terlantarkan Oleh Shueisha, Mangaka Ini Meraih Kesuksesan Di Platform Hentai

30 Mei 2024, 17:37 WIB
Bagikan:
Di Terlantarkan Oleh Shueisha, Mangaka Ini Meraih Kesuksesan Di Platform Hentai

AreaTopik.com — AreatopikTsunehiro Date, ilustrator yang terkenal melalui karya manganya “Time Paradox Ghostwriter“, telah membangun reputasi yang mengesankan di dunia doujinshi hentai.

Setelah manga ini berhenti terbit pada Agustus 2020, Date mulai mengejar karir di genre ini dengan kelompoknya, RK-2.

Sejak itu, ia menciptakan seri yang sangat sukses berjudul “Tomodachi no Mama ga Boku no Dekachin de Ikimakutta Sotsugyoushiki“.

Seri ini telah mencapai angka penjualan digital yang luar biasa di platform FANZA.

Selain itu, seri ini telah terjual sebanyak 555.908 kopi hingga saat ini, dengan harga rata-rata 770 yen per kopi.

Jika kita mempertimbangkan bahwa platform FANZA mengambil setengah dari keuntungan, Tsunehiro Date akan menghasilkan lebih dari 214 juta yen dari seri enam doujinshi yang sukses ini.

Tentu saja, perlu diperhitungkan juga pengeluaran seperti pajak, gaji asisten, dan editor, namun angka tersebut tetap mengesankan.

Mengapa Hentai?

Selanjutnya, industri hentai menawarkan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi para penulis karena beberapa alasan.

Pertama, biaya produksi biasanya lebih rendah, dan distribusi digital memungkinkan mencapai audiens global tanpa biaya terkait dengan pencetakan dan distribusi fisik.

Selain itu, permintaan untuk konten erotis tinggi dan konstan, yang menjamin aliran pendapatan yang stabil.

Juga, sebagai pasar yang kurang diatur dan dengan hambatan masuk yang lebih rendah, para penulis dapat menerbitkan dan menjual karya mereka secara lebih mandiri, sehingga mempertahankan proporsi keuntungan yang lebih besar.

Perjalanan Karir Tsunehiro Date

Transisi Date ke industri hentai terjadi setelah pembatalan “Time Paradox Ghostwriter” di Shueisha.

Manga tersebut, yang menggabungkan fiksi ilmiah dengan perjuangan menjadi penulis dan sindrom impostor, mendapatkan sambutan yang beragam.

Meskipun sukses di barat, audiens Jepang kurang menerima karena tema kontroversial tentang plagiarisme yang ada dalam cerita.

Akibatnya, kurangnya penerimaan ini menyebabkan pembatalannya setelah hanya dua volume, menjadikannya salah satu manga dengan karir terpendek di Weekly Shonen Jump dalam beberapa tahun.

Kesuksesan di Dunia Doujinshi Hentai

Akhirnya, kesuksesan di industri doujinshi hentai telah membuktikan menjadi peluang menguntungkan bagi Tsunehiro Date.

Ia telah menemukan tempat di mana ia mendapatkan penghargaan dan pengakuan.

Dengan terus menciptakan karya-karya yang menarik dan menjualnya secara digital, Date telah membangun karir yang sukses dan menguntungkan dalam industri ini.

Sumber: Yaraon!